Persib Bandung akan menjadi tuan rumah bagi laga pembuka Liga Indonesia musim 2024/2025 yang akan menandai kembalinya kompetisi ini ke format liga tradisional, meninggalkan format Championship Series yang digunakan pada musim sebelumnya.
Keputusan ini diumumkan oleh PT Liga Indonesia Berikat (LIB), operator resmi Liga Indonesia, yang menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan jadwal tim nasional Indonesia yang tidak cocok dengan format sebelumnya.
Ferry Paulus, Direktur Utama PT LIB, menjelaskan bahwa meskipun Championship Series memiliki keunggulan dalam menghasilkan pertandingan yang menarik, namun memerlukan waktu yang panjang untuk menyelesaikan musim kompetisi. Hal ini tidak sejalan dengan kebutuhan yang lebih presisi dalam menyinkronkan jadwal dengan tim nasional Garuda.
“Kami telah merancang rencana jangka panjang hingga tahun 2027 untuk memastikan tidak ada lagi henti kompetisi di tengah jalan. Penggunaan format Championship Series akan mengganggu roadmap ini,” kata Ferry Paulus dalam konferensi pers hari Kamis.
Dengan kembalinya format liga, kompetisi Liga 1 musim depan diharapkan dapat berjalan lebih lancar tanpa ada henti di tengah musim, memberikan kesempatan maksimal bagi klub-klub untuk bersaing secara berkesinambungan.
Laga pembuka yang akan berlangsung pada 9 Agustus mendatang antara Persib Bandung, juara bertahan Liga 1, melawan PSBS Biak, juara Liga 2 musim lalu, diharapkan akan menjadi awal yang menarik untuk kompetisi musim ini. Pertandingan ini akan diselenggarakan di kandang Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Kembalinya format liga tradisional ini disambut baik oleh pecinta sepak bola Tanah Air yang telah lama menanti aksi kompetisi antarklub tanpa henti sepanjang musim.






